Skenario Remang-Remang

Skenario Remang Remang Seorang perempuan di kota tua membangun sisa sisa harapannya bersama mi yang diolahnya dengan suatu resep rahasia Di suatu perumahan baru di pinggir kota seorang pemuda membangun mimpi dan ide ideny

  • Title: Skenario Remang-Remang
  • Author: Jessica Huwae
  • ISBN: 9789792297386
  • Page: 396
  • Format: Paperback
  • Seorang perempuan di kota tua, membangun sisa sisa harapannya bersama mi yang diolahnya dengan suatu resep rahasia Di suatu perumahan baru di pinggir kota, seorang pemuda membangun mimpi dan ide idenya akan kehidupan normal dengan sang perempuan pujaan Di suatu sudut mal, seorang sahabat menanti dengan debar sahabat yang dalam diam dipujanya Di suatu restoran yang terimSeorang perempuan di kota tua, membangun sisa sisa harapannya bersama mi yang diolahnya dengan suatu resep rahasia Di suatu perumahan baru di pinggir kota, seorang pemuda membangun mimpi dan ide idenya akan kehidupan normal dengan sang perempuan pujaan Di suatu sudut mal, seorang sahabat menanti dengan debar sahabat yang dalam diam dipujanya Di suatu restoran yang terimpit oleh gedung gedung perkantoran megah, seorang pramusaji bertemu kembali dengan kisah lamanya yang dipikirnya telah mati saat demonstrasi Di suatu acara televisi nasional, seorang penyanyi lawas berharap harap cemas untuk mendapatkan popularitas dan kejayaannya kembali Di sudut lain pada kota yang remang, dua peristiwa besar terjadi suatu transaksi perasaan, juga pelajaran panjang tentang patah hati.Andai saja satu hari dalam hidup seseorang dapat diulang, akankah ia bisa mengubah jalan hidupnya Ataukah hidup memang kadang punya cara sendiri untuk menertawakan rencana rencana naif manusia Skenario Remang Remang menghadirkan sejumlah kisah kehidupan manusia yang mampu membuat kita berpikir, berefleksi, dan lebih menghargai hidup Puitis, romantis, dan terkadang mengiris Marissa Anita, Presenter Kehidupan orang orang biasa yang jatuh atau kalah sering menjadi sumber inspirasi yang kaya bagi para pengarang fiksi Namun, Jessica memiliki kepiawaian untuk memberinya sentuhan yang berbeda.Ia tidak meromantisasi tragedi atau membuatnya menjadi lebih getir dari realitasnya.Ia bertutur tentang pengkhianatan, perpisahan, kebohongan, juga harapan, dengan kepekaan tinggi.Menghasilkan kisah kisah menyentuh yang menahan kita untuk cepat menghakimi dan, sebaliknya, membangun simpati kita bagi mereka yang kalah dan tersisih meski mereka juga bukan orang orang suci tak berdosa Jessica sangat cerdas meramu peristiwa dan membangun akhir cerita yang hampir selalu mencengangkan Ada banyak penulis fiksi dewasa ini, tetapi tak banyak yang mampu bercerita dengan jujur dan mengalir seperti Jessica Huwae Manneke Budiman, Dosen Fakultas Ilmu Budaya UI Membaca kumpulan cerita ini rasanya seperti menyaksikan dongeng Alice in Wonderland yang kaya akan kosakata dan sarat ide Jessica sebagai penulis dan wartawan yang terbilang muda mampu menangkap semua ide dan kondisi yang ada di sekitarnya menjadi cerita cerita yang menarik yang mewakili romantika, paradok, manis asam kehidupan masyarakat urban yang diolah dengan gurih Bernas, juga cadas Hadriani Pudjiarti, Jurnalis Harian Tempo Ada harga yang harus dibayar dengan menjadi perempuan Itulah salah satu kalimat kunci yang merangsang dalam kumpulan cerita ini Dari situ kita diajak untuk menyelami betapa perempuan begitu sensitif terhadap detail detail tubuh, detail perasaan, detail waktu, detail kenangan, bahkan detail nasib Barangkali karena itulah perempuan lebih bisa menghayati misteri nasib seperti ia bisa merasakan adanya hubungan magis antara tangan yang bekerja dalam derita dan lezatnya masakan Joko Pinurbo, Penyair

    One thought on “Skenario Remang-Remang”

    1. Skenario Remang-Remang adalah bentuk awal perkenalan awal saya dengan karya-karya Jessica Huwae. Terasa seperti kencan di suatu senja, atau bahkan seringkali seperti saat langit gelap berhujan, sesekali memberi petir sebagai kejutan.Diksi yang digunakan penulis sanggup membuat nyaman. Metafora tak berlebih, dan mengalir lancar. Tema-tema yang diangkat dalam cerita-cerita pendeknya pun segar. Tidak benar-benar baru, namun penyampaiannya berbeda. Beberapa cerita pendeknya memberi kesan :- "Resep R [...]

    2. Ketertarikan saya pada buku ini adalah karena nama besar Maggie Tiojakin yang memuji-muji bahwa kesemua cerpen dalam buku ini bagus, tidak sebagaimana penyakit pada buku kumcer lainnya yang kerap hanya menjual beberapa cerita saja yang menonjol. Sebab itu, saya ingin membuktikannya. Apakah benar, buku kumcer ini pengecualian?Saya tidak memperlakukan buku ini sebagaimana buku baru yang saya beli, dan harus ikut antrean bacaan. Begitu pulang dari toko buku, saya langsung ikut bermain dalam ‘Sken [...]

    3. 3,5/5 bintangBuku yg cukup mampu mengakhiri reading slump selama hampir tiga minggu ini. Banyak cerpen yg unik, namun kebanyakan masih seputar cinta dan affair. But, it's a good start to admire Jessica Huwae's writing, which is pretty amazing.Terima kasih, iPusNas, atas peminjaman bukunya

    4. Overall, cerita-cerita dalam buku ini sama kuat, tapi 4 cerita pertama adalah paling favorit saya. Diksinya kaya, mengiris hati tapi nggak mendayu-dayu atau cheesy.Jessica menggambarkan cinta itu bisa begitu indah, tapi sekaligus nyesek.Ya, overall saya suka, meski nggak sampai bikin bookgasm.Review lengkap di sini > carralibrary.wordpress/20

    5. Mari kita mengomentari satu persatu dari cerpennya terlebih dahulu.1) Resep Rahasia Tante MeilanTentang kisah perempuan janda yang menjalankan bisnis mie.Saya sangat suka cerita ini ditaruh di depan, karena membuat pembaca tetap lanjut ke cerita cerita selanjutnya. Sangat menarik, terutama di ending.2) Gate 4Tentang penulis skenario sinetron yang bertemu dengan seorang lelaki yang bertujuan ke Bali menemui kekasihnya yang telah menjadi istri seseorang di bandara.Di awal awal kisah, saya sangat m [...]

    6. Empat belas cerpen. Sebagian besar bertemakan perempuan. Ada yang hidup sendirian setelah ditinggal mati oleh suami dan anaknya ketika kerusuhan 98, ada yang menderita KDRT, ada yang jatuh cinta, ada yang patah hati, ada yang ditinggal pergi ayahnya, ada mantan artis yang pernah berjaya, dan sebagainya.Perempuan memang bukan hanya suka bercerita, dia juga menjadi objek yang menarik untuk diceritakan. Mungkin itu sebabnya perempuan menjadi tokoh utama dalam cerpen-cerpen di buku ini. Meskipun bis [...]

    7. bukunya berisi 14 cerita pendek yang berbeda-beda. beda bukan hanya inti ceritanya, tetapi juga bagaimana cara Mbak Jess ini bercerita. dan ngomong-ngomong mbak Jess ini baik loh. dia mbales mensyen aku dua kali :Dhehehehehehehe-14 ceritanya:1. Resep Rahasia Tante Meilan, 2. Gate 43. Satu hari dalam hidup Aidan4. Mencintai Elisa5. Mengeja Perempuan dalam kesunyian6. Skenaio remang-remang7. Menjemput Bapak8. Nostalgia Rasa9. Elegi Sabtu Sepi10. Jalan Kembali11. Galila12. Semangkuk Salad dan Setum [...]

    8. Bulan Juli adalah bulan paling menyebalkan bagi saya di tahun ini karena sepertinya ada semacam konspirasi tersendiri antara penulis, penerbit, dan toko buku untuk menguras kantong saya. Ada banyak buku-buku Indonesia yang bagus yang terbit bulan Juli, dan Skenario Remang-Remang adalah salah satunya.Terdiri dari 14 cerita, Skenario Remang-Remang adalah sebuah kumpulan cerita yang berisi tentang hal-hal yang sering kita temui (dan rasakan) dalam keseharian kita. Tentang penjual mie ayam, tentang [...]

    9. Membaca kumpulan cerpen, terutama yang isinya "dark" macam Skenario Reman-remang ini, seringkali menimbulkan pertanyaan: sebenarnya pengarangnya ini punya hidup semacam apa sih? Apakah kehidupan yang dijalaninya seperti cerita-cerita yang ia tulis? Betapa menyedihkan.Apakah cerita-cerita itu hanya imajinasinya sementara hidupnya sebenarnya adem ayem, lurus-lurus saja? Kalau begitu betapa liar imajinasinya!Dari 14 cerita yang saya baca di buku ini, semuanya tidak happy ending. Tidak apa-apa sih, [...]

    10. Maunya kasih 3.5 bintang karena isi dari buku ini benar-benar bagus dan menginspirasi. Kalau bagus dan menginspirasi kenapa nggak dikasih 4 atau 5 bintang? Balik lagi ke masalah taste atau selera. Aku kan doyan banget sama cerita-cerita metropop (chicklit) dengan bahasa ringan, tapi tetap bagus dan menginspirasi. Nah, di buku ini bahasanya nggak semuanya ringan. Meski nggak se-sastra kumcer Milana (menurutku), aku masih butuh baca beberapa kalimat berulang-ulang untuk pemahaman penuh. Mungkin ka [...]

    11. Jadi?Nanti ah, masih banyak orang.Nggak ada yang kenal ini.Nggak mau, ah. Kita kan nggak pernah tahu.Kamu sih diajak ke rumah nggak mau.Trus, aku bilang apa sama orang rumahmu?Ya berkunjung saja, seperti biasa.Nggak mau.Atau tempat lainnya yang lebih sepi, gitu?Gila aja, setannya lebih banyak, nggak mau tanggung risiko.Pengecut.Biarin. Kamu lebih pengecut.Loh, kok aku jadi pengecut?Kenapa baru sekarang?Ya kamu kan tahu alasannya.Complicated.Lagi pula sinyalmu tidak jelas.Aku perempuan, bukan mer [...]

    12. Tentang orang-orang kesepian. Tentang cinta yang dikhianati. Tentang kepercayaan yang diingkari. Tentang janji yang tak ditepati. Ada beberapa cerita yang saya suka banget. Lugas dan mengagetkan. Seperti Gate 4 dan Satu Hari dalam Hidup Aidan. Ada beberapa yang langsung terlupa. Ada beberapa yang tidak begitu saya mengerti.Tiga bintang untuk Skenario Remang-Remang. Karena saya suka cara Jessica menceburkan pembacanya ke dalam realita.

    13. Kumpulan cerita yang menyajikan kisah-kisah 'biasa' yang dikemas dengan penceritaan dan ending yang tidak biasa.Paling suka dan paling inget cerita kedua berjudul Gate 4 yang dhuarr banget, masih nempel di ingatan meski cerita itu selesai kubaca dua hari yang lalu.Cerita lainnya juga not bad lah, menarik untuk diikuti karena Jessica ini memiliki kemampuan membuat pembaca terhipnotis melalui kalimat demi kalimat yang tersusun rapi dan mengalir begitu saja.Recommended? Tentu!

    14. Saya setuju dengan apa yang dikemukakan mbak Maggie Tiojakin. Bahwa kalimat-kalimat yang ditulis Jessica, lugas dan efektif. Mungkin dikarenakan pekerjaannya sebagai jurnalis. Cerpen-cerpen yang diahdirkan oleh Jessica sebenarnya biasa berdada di sekitar kita. Namun, Jessica bisa menuliskannya dengan cara yang tidak biasa.

    15. Bintang 4 untuk kekayaan diksi dan varian majas yang digunakan! Sayangnya, beberapa cerita mudah ditebak. Beberapa ending juga terkesan dipaksakan twist-nya. Tapi Jessica Huwei merupakan aset yang patut dilestarikan mengingat tidak banyak penulis modern Indonesia yang menyajikan keindahan sastra semacam ini.

    16. baca buku ini bawannya sendu melulu. kampret sekali memang, jadi galau nggak jelas, karena mayoritas cerita disini berakhir sad-ending. ceritanya anti mainstream banget, alurnya kadang membosankan, lalu tiba-tiba naik ke puncak klimaks yang bikin pembaca tertohok. keren deh sama buku ini, kata-kata dan filosofinya juga ciamik.3 stars :)

    17. Buku ini meenarik. Dengan gaya bahasa dan diksi yang kaya rasanya tidak salah menjadi pilihan untuk koleksi. Cerita yang sangat erat dengan keseharian kita dengan gaya penuturan yang lepas. Cerita favorit saya adalah Mengeja Perempuan Dalam Kesunyian.

    18. ceritanya mengalir. bahasanya dibuat tidak terlalu berat sehingga menimbulkan kesan santai dalam membacanya. oh ya, cerpen favorit saya di sini mencintai elisa,semangkuk salad dan setumpuk kenangan di makan siang, danpelajaran patah hati.

    19. the 6th book i"ve finish in November. it's magnificent! Jessica Huwae bring the soul of the stories in good way to lead reader's ending expectation. she touch misslead of our mind with the words. great book.

    20. Buku pertama yang diselesaikan tahun 2017. Suka!(view spoiler)[saya baca(view spoiler)[ buku ini(view spoiler)[(view spoiler)[setahun lho x))(view spoiler)[selamat! anda telah membuang sekian detik waktu anda cuma buat baca joke garing ini xP (hide spoiler)] (hide spoiler)] (hide spoiler)] (hide spoiler)] (hide spoiler)]

    21. Banyak kejutan di setiap alurnya. Permainan sudut pandang sangat bagus di setiap cerita. Meski bahasanya mudah dipahami, isi ceritanya gak mudah ditebak. Lebih dari kisah-kisah romatis dan kehidupan, Skenario Remang-Remang juga menyuguhkan pola pikir antimainstream dalam mengkonstruksi kegetiran.

    22. i know Jessie personally, but i'm trying to be unbiased while writing this review. and mind the one month reading time, my first signed copy got lost in Uluwatu and it took me 2 weeks to get another new copy.i have also read her debut novel, Soulmate, 5 years ago. from her first book, i think Jessie has emerged quite well as a writer. Skenario Remang Remang has more zest and rather revealed her dark, poetic side. her writing has matured beautifully, alas some word play can be to big. however, i [...]

    23. 3,5 stars dibulatkan ke bawah.Aku suka dengan pembuka ceritanya yang bikin merinding. Suka juga dengan cerita si penulis skenario sinetron. Tergoda juga untuk mencoba caranya mencari ide cerita--duduk di bandara, menjadi orang yang berbeda setiap hari, berkenalan dengan orang asing yang semoga saja mau berbagi cerita hidup mereka. HeheDan paling suka dengan skenario remang-remang karena full dialog saja. Semacam penyegaran dari cerpen lain yang narasinya cukup kaku.

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *